Rabu, 04 Januari 2017

Umum, Ada tiga faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu :
a. Penyebab penyakit.
b. Manusia sebagai tuan rumah.
c. Lingkungan hidup.

Gangguan keseimbangan antara ke tiga faktor tersobut menyebabkan timbulnya penyakit.
Usaha-usaha Kesehatan Masyarakat ditujukan untuk mengendalikan keseimbangan dan ke tiganya sehingga setiap warga masyarakat dapat mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya
a. Penyebab Penyakit
Penyebab penyakit dapat dibagi dalam dua golongan yaitu:
1) Golongan exogen
Yaitu penyebab penyakit yang terdapat di luar tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.
2) Golongan endogen
Yaitu penyebab penyakit gang terdapat di dalam tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.
1) Golongan exogen
Golongan exogen dibagi dalam
a) Yang nyata dan hidup
Penyebab penyakit ini sering disebut bibit penyakit, berupa bakteri, virus, rickettsia, jamur, protozoa, cacing dan sebagainya.
b) Yang nyata tak hidup
(1) Zat-zat kimia: racun, asam atau alkali kuat, logam dsb.
(2) Trauma (ruda paksa)
– Trauma elektrik : kena arus listrik.
– Trauma mokanik : terpukul, tertabrak.
– Trauma thermik terbakar.
(3) Makanan kekurangan beberapa zat makanan seperti protein, vitamin atau kekurangan makanan secara keseluruhan (kelaparan).
c) Yang abstrak
(1) Bidang ekonomi : kemiskinan
(2) Bidang sosial : sifat a-sosial; anti social
(3) Bidang mental (kejiwaan) kesusahan, rasa cema, rasa takut.
Catatan :
– Sifat a-sosial yaitu. sifat orang yang tak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga seringkali melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat. Orang demikian biasanya dibenci masyarakat.
– Sifat anti sosial yaitu sifat orang yang terangterangan tindakannya bertentangan dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat.
Orang-orang ini sangat merugikan masyarakat.
2) Golongan endogen
Penyebab penyakit golongan endogen terdiri atas komplex sifat seseorang yang dasarnya sudah ditentukan sejak lahir, yang memudahkan timbulnya penyakit-penyakit tertentu.
Ke dalam golongan ini termasuk antara lain
– Habitus (perawakan) misalnya habitus asthenicus yaitu perawakan yang tinggi, kurus dan berdada sernpit dikatakan mudah terserang penyakit tuberculosa.
– Penyakit-penyakit turunan misalnya : asthma, buta warna, haemophili.
– Faktor usia : daya tahan tubuh pada bayi, anak-anak, orang dewasa dan pada usia lanjut berbeda-beda.
b. Manusia sebagai tuan rumah
Berbicara tentang kesehatan, maka jelaslah manusia sebagai tuan rumah, yaitu manusia yang dihinggapi penyakit merupakan faktor yang sangat penting.
Bila seseorang dikenai sesuatu penyebab penyakit atau: ditulari bibit penyakit, belum tentu akan menjadi sakit, karena-masih tergantung pada beberapa hal.
Salah satu diantaranya yaitu daya tahan tubuh orang tersebut. Daya tahan tubuh yang tinggi baik jasmani, rohani maupun sosialnya dapat menghindarkan manusia dan berbagai jenis penyakit.
Daya tahan tubuh ini dapat dipertinggi dengan :
– Makanan yang sehat, cukup kwalitas maupun kwantitasnya.
– Vaksinasi untuk mencegah penyakit infeksi tertentu.
– Pemeliharaan pembinaan kesempatan jasmani dengan olah raga secara teratur.
– Cara hidup yang teratur bekerja, beristirahat, berrekreasi dan menikmati hiburan pada waktunya.
– Menambah pengetahuan baik dengan menuntut ilmu dibangku sekolah, mernbaca buku-buku ilmu pengetahuan ataupun dari pengalaman-pengalaman hidup dalam masyarakat.
– Patuh pada ajaran agama.
Daya tahan. masyarakat tergantung pula pada daya tahan perorangan yang membentuk masyarakat tersebut. Makin tinggi daya tahan perorangannya, serta makin banyak peroraugan yang meningkatkan daya tahan tubuhnya, akan makin tinggi pulalah daya tahan masyarakat, sehingga kesehatan masyarakatnya akan lebih terjamin.
Catatan :
– Rekreasi adalah :
  • Kegiatan manusia yang memberikan kepadanya rasa senang, puas, bahagia sehingga ia seakan-akan menjadi manusia baru yang diciptakan kembali (direkreasikan) dalam bentuk yang lebih mampu.
  • Kegiatan manusia yang lain dad pada kegiatan routine, dilakukan demi kegiatan itu sendiri atas pilihan bebas dan dapat membawa manusia kepada rasa penemuan diri kembali.
– Rekreasi tidak sarna dengan hiburan.
  • Hiburan dapat membawa manusia kepada rasa lupa akan dukanya tapi belum tentu sanggup mencapai keadaan penemuan diri kembali.
c. Lingkungan hidup
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada di sekitar manusia, yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat.
Lingkungan hidup ini dapat dibagi dalatn empat golongan yaitu:
1) Lingkungan biologik.
2) Lingkungan fisik.
3) Lingkungan ekonomi.
4) Lingkungan mental sosial.
Ke empat macam lingkungan hidup ini masing-masing ada yang berguna dan ada yang merugikan, serta yang satu mempengaruhi yang lainnya secara timbal balik.
1) Lingkungan biologik
Terdiri atas organisme-organiasme hidup yang berada di sekitar manusia.
– Yang merugikan
  • Bibit-bibit penyakit seperti bakteri, virus, jamur, nickettsia, protozoa, cacing dan sebagainya.
  • Binatang penyebar penyakit seperti : lalat, nyamuk, kutu-kutu dan sebagainya.
  • Organisme-organisme sebagai hama tanaman atau pembunuh ternak.
– Yang berguna
  • Tumbuh-tumbuhan dan hewan sebagai sumber bahan makanan.
  • Organisme yang berguna untuk industri misahiya untuk pembuatan antibiotika atau sebagai bahan obat.
2) Lingkungan fisik
Terdiri atas benda-benda yang talc hidup yang berada di sekitar manusia. Termasuk ke dalam golongan ini udara, sinar matahan, tanah, air, perumahan, sampah dan sebagainya..
– Yang merugikan
  • Udara yang berdebu, mengandung gas-gas yang merugikan yang yang berasal dari kendaraan bermotor maupun pabrik-pabrik.
  • Iklim yang buruk.
  • Tanah yang tandus.
  • Air rumah tangga yang buruk.
  • Perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan.
  • Pembuangan sampah dan kotoran yang tidak teratur.
– Yang berguna
  • Udara yang bersih.
  • Tanah yang subur dengan iklim yang baik.
  • Makanan, pakaian dan perumahan yang sehat.
3) Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi merupakan lingkungan hidup yang abstrak :
– Yang merugikan
  • Kemiskinan
Kemiskinan merupakan lingkungan hidup yang sancjat membahayakan kesehatan manusia (jasmani, rohani dan sosial). Karena miskin, orang tidak dapat memenuhi kebutuhan akan makanan yang sehat, yang akan melemahkan daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang sesuatu penyakit. Bahkan karena kekurangan makanan itu sendiri dapat menyebabkan orang menjadi sakit seperti.
  • Busung lapar pada orang dewasa.
  • Kwashiorkor (protein-calori malnutrition) pada anak-anak.
Penyakit-penyakit karena kekurangan vitamin misalnya: Xerophthalmi, scorbut, beri-beri.
Kemiskinan yang parah dapat meruntuhkan ahiak manusia secara total sehingga tidak lagi menunaikan kewajiban-kewajiban sosialnya. Menjadikan manusia menjadi kurang/ tidak bertanggung jawab. Menumbuhkan sifat-sifat egoistis (mementingkan diri sendiri) dan munculnya berbagai jenis kejahatan baik yang dilakukan anak-anak/ remaja maupun yang dilakukan orang dewasa. Karena itu perkembangan dalam bidang kesehatan harus pula sejalan dengan perkembangan dalam bidang sosio-konomi. Usaha-usaha kesehatan harus diselenggarakan agar keadaan sosio-ekonomi mendapat kemajuan, sebaliknya pula hanya dalam keadaan sosio-ekonomi yang baiklah usaha-usaha kesehatan dapat berkembang dengan sebaik-baiknya.
– Yang menguntungkan
  • Kemakmuran yang merata pada setiap warga masyrarakat.
4) Lingkungan mental sosial
Juga merupakan lingkungan hidup yang abstrak.
– Yang merugikan
  • Sifat-sifat a-sosial, anti sosial, kebiadaban, sifat momentingkan diri sendiri.
– Yang menguntungkan
  • Sifat gotong-royong, patuh dan menghormati hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat, berperi kemanusiaan berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa.
Ke empat macam lingkungan hidup di atas, saling pengaruh mempengaruhi secara timbal balik. Kemiskinan bila disertai dengan sifat-sifat a-sosial dan anti sosial, akan menyebabkan keruntuhan ahlak secara total.
Bibit penyakit akan bertambah banyak di tempat-tempat mana pembuangan sampah dan kotoran yang tak teratur.
Usaha-usaha kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi sehatan
Usaha-usaha kesehatan ditujukan untuk mengendalikan ke faktor yang mempengaruhi kesehatan tersebut sehingga manusia tetap hidup sehat, yaitu dengan :
a. Terhadap faktor penyebab penyakit
1) Memberantas sumber penularan penyakit, baik dengan mengobati penderita ataupun carrier (pembawa basil) maupun dengan meniadakan reservoir penyakitnya.
2) Mencegah terjadinya kecelakaan baik di tempat-tempat umum maupun di tempat kerja.
3) Meningkatkan taraf hidup rakyat, sehinga mereka dapat memperbaiki dan memelihara kesehatannya.
4) Mencegah terjadinya penyakit keturunan yang disebabkan factor endogen.
b. Terhadap faktor manusia
Mempentinggi daya tahan tubuh manusia dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pninsip-pninsip kesehatan perseorangan
c. Terhadap faktor lingkungan
Mengubah atau mempengaruhi lingkungan hidup, sehingga factor – faktor yang tidak baik dapat diawasi sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan kesehatan manusia.

Kesehatan dapat digolongkan menjadi 2 bagian, yaitu sehat jasmani dan sehat rohani, sehat jasmani adalah sehat secara fisik yaitu kesehatan organ tubuh kita dan dikatakan sehat rohani yaitu sehat secara batiniah atau kejiwaan seseorang. Nah disini saya tidak akan dulu membahas soal sehat rohani tapi saya akan mencoba mengulas tentang beberapa faktor yang dapat mengganggu kesehatan kita karena kalau kita sehat jasmani dulu maka rohanipun dapat kita sehatkan, adapun faktor-faktor yang dapat mengganggu kesehatan kita yaitu :
1. Makanan
Makanan adalah hal utama yang dapat mengganggu kesehatan kita apabila kita tidak memakai aturannya. Bahkan makanan di jaman modern seperti sekarang ini banyak yang mengandung zat kimia yang berbahaya bagi tubuh mungkin karena manusia ingin mengkonsumsi makanan yang serba instan.
2. Minuman
Minuman sekarang ini banyak yang mengandung soda dan itu tidak baik bila dikonsumsi secara berlebihan, minuman juga tidak sedikit yang mengandung zat kimia dan pengawet karena dapat merusak organ tubuh kita secara perlahan terutama bagian ginjal.
3. Air
Sumber daya alam yang satu ini sangat sulit untuk ditemukan terutama di kota-kota besar, karena kerusakan alam dan ulah manusia itu sendiri ketersediaan air bersih di muka bumi ini menjadi berkurang. Di kota-kota besar sekarang ini ada pengolahan air limbah menjadi air bersih memang sudah digalakan akan tetapi tidak 100% seteril atau bersih. Dan lebih berbahayanya  lagi air bersih itu mengandung kaporit yang tentunya dapat merusak organ tubuh apabila diminum.
4. Udara
Banyaknya kebakaran hutan baik disengaja ataupun tidak karena dipakai lahan industri dan kebutuhan manusia lainnya juga banyaknya gas beracun yang dihasilkan oleh asap kendaraan dan industri membuat kandungan oksigen di muka bumi ini berkurang sehingga udara menjadi panas dan tercampur gas racun sehingga dapat menyebabkan beberapa fungsi organ pernapasan kita terganggu bahkan rusak. Berapa juta jiwa manusia meniggal karena kerusakan fungsi paru-paru, penyakita asma, radang dan lain sebagainya.
5. Obat-obatan kimia
Obat-obatan kimia yang sering kita konsumsi untuk mengatasi rasa nyeri yang menyerang organ tubuh kita lama kelamaan akan mengendap di dalam tubuh dan menjadi racun.

Gejala Kusta

Gejala dan tanda kusta sukar diamati dan muncul sangat lambat. Beberapa di antaranya adalah:
  • Mati rasa. Tidak bisa merasakan perubahan suhu hingga kehilangan sensasi sentuhan dan rasa sakit pada kulit.
  • Pembesaran pembuluh darah, biasanya di sekitar siku dan lutut.
  • Perubahan bentuk atau kelainan pada wajah.
  • Hidung tersumbat atau terjadi mimisan.
  • Muncul luka tapi tidak terasa sakit.
  • Kerusakan mata. Mata menjadi kering dan jarang mengedip biasanya dirasakan sebelum muncul tukak berukuran besar.
  • Lemah otot atau kelumpuhan.
  • Hilangnya jari jemari.
WHO menggolongkan kusta menjadi dua jenis berdasarkan kondisi luka pada kulit penderita, yaitu:
  • Paucibacillary. Ada luka kulit tanpa bakteri penyebab lepra pada bercak kusta di kulit.
  • Multibacillary. Ada luka kulit dengan bakteri penyebab lepra pada bercak kusta di kulit.

Penyebab Kusta dan Faktor Risiko

Bakteri Mycobacterium leprae menjadi penyebab utama kusta. Bakteri ini tumbuh pesat pada bagian tubuh yang bersuhu lebih dingin seperti tangan, wajah, kaki dan lutut.
M. leprae termasuk jenis bakteri yang hanya bisa tumbuh berkembang di dalam beberapa sel manusia dan hewan tertentu. Cara penularan bakteri ini adalah melalui cairan dari hidung yang biasanya menyebar ke udara ketika penderita batuk atau bersin.
Selain penyebab utamanya, ada juga faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap penyakit ini. Beberapa faktor risiko tersebut meliputi:
  • Melakukan kontak fisik dengan hewan penyebar bakteri kusta tanpa sarung tangan. Beberapa di antaranya adalah armadilo dan simpanse afrika.
  • Melakukan kontak fisik secara rutin dengan penderita kusta.
  • Bertempat tinggal di kawasan endemik kusta.
  • Menderita cacat genetik pada sistem kekebalan tubuh.

Diagnosis Kusta

Kebanyakan kasus kusta didiagnosis berdasarkan temuan klinis, karena penderita biasanya bertempat tinggal di daerah yang minim peralatan laboratorium. Bercak putih atau merah pada kulit yang mati rasa dan penebalan saraf perifer (atau saraf yang terletak di bawah kulit dapat teraba membesar bahkan terlihat)  seringkali dijadikan dasar pertimbangan diagnosis klinis. Pada kawasan endemik kusta, seseorang bisa dianggap mengidap kusta apabila menunjukkan salah satu dari dua tanda utama berikut ini:
  • Adanya bercak pada kulit yang mati rasa.
  • Sampel dari usapan kulit positif terdapat bakteri penyebab kusta.

Pengobatan Kusta

Mayoritas penderita kusta yang didiagnosis secara klinis akan diberi kombinasi antibiotik sebagai langkah pengobatan selama 6 bulan hingga 2 tahun. Dokter harus memastikan jenis kusta serta tersedianya tenaga medis yang mengawasi penderita untuk menentukan jenis, dosis antibiotik, serta durasi pengobatan.
Pembedahan umumnya dilakukan sebagai proses lanjutan setelah pengobatan antibiotik. Tujuan prosedur pembedahan bagi penderita kusta meliputi:
  • Menormalkan fungsi saraf yang rusak.
  • Memperbaiki bentuk tubuh penderita yang cacat.
  • Mengembalikan fungsi anggota tubuh.
Pengobatan Kusta Kusta dapat disembuhkan. Dalam dua dekade terakhir, 16 juta orang dengan kusta telah sembuh. Organisasi Kesehatan Dunia menyediakan pengobatan gratis untuk semua orang dengan kusta. Pengobatan akan tergantung pada jenis kusta yang Anda miliki, pastinya akan digunakan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab. Hmpir mirip dengan pengobatan TBC, pengobatan kusta dilakukan dalam jangka waktu yang panjang dengan dua atau lebih jenis antibiotik kombinasi, biasanya memerlukan waktu enam bulan sampai satu tahun. Obat Anti-inflamasi juga diberikan untuk mengatasi nyeri saraf dan kerusakan yang berkaitan dengan kusta, contohnya obat steroid, seperti prednison.

Risiko komplikasi kusta dapat terjadi tergantung dari seberapa cepat penyakit tersebut didiagnosis dan diobati secara efektif. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi jika kusta terlambat diobati adalah:
  • Mati rasa atau kebas. Kehilangan sensasi merasakan rasa sakit yang bisa membuat orang berisiko cidera tanpa menyadari dan rentan terhadap infeksi.
  • Kerusakan saraf permanen.
  • Otot melemah.
  • Cacat progresif. Contohnya kehilangan alis, cacat pada jari kaki, tangan dan hidung.


Beberapa manfaat olahraga bagi tubuh

1. Meningkatkan daya tahan tubuh.

Melakukan olahraga secara rutin dan teratur dapat mempengaruhi hormon dalam tubuh yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh sehingga jika daya tahan tubuh kita bagus maka tubuh tidak akan mudah terserang penyakit.

2. Meningkatkan kemampuan otak.

Manfaat olahraga secara teratur setiap hari dapat meningkatkan pasokan oksigen dalam tubuh sehingga sirkulasi darah dalam tubuh terutama aliran darah ke otak juga akan lancar sehingga otak bekerja lebih baik lagi.

3. Membakar lemak.

Olahraga merupakan kegiatan yang sudah terbukti dapat membakar lemak dalam tubuh sehingga sangat disarankan bagi Anda yang ingin melangsingkan tubuh untuk melakukan olahraga secara teratur setiap hari.

4. Mengurangi stres.

Olahraga berfungsi untuk meregangkan otot-otot tubuh sehingga membuat tubuh dan otak menjadi segar setiap saat. Dengan tubuh dan otak yang segar maka akan menjadikan Anda terhindar dari stres yang mungkin dapat dialami kapanpun juga.

5. Mengatasi penuaan dini

Usia yang semakin hari semakin bertambah akan menyebabkan suatu perubahan pada tubuh seperti kulit keriput atau disebut juga dengan penuaan. Untuk menghindari penuaan dini Anda dapat melakukan olahraga secara teratur sehingga produktivitas sel-sel baru pada kulit akan terangsang dan kulit akan tampak lebih kencang bebas kerutan.

6. Meningkatkan energi tubuh

Orang yang secara rutin melakukan olahraga akan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah lemas saat melakukan suatu pekerjaan berat. Sedangkan orang yang tidak pernah melakukan olahraga maka tubuhnya akan cepat lelah saat sedang melakukan pekerjaan berat.
7. Menambah Kebugaran dan Energi Tubuh
Salah satu manfaat olahraga bagi kesehatan manusia yang utama adalah mampu meningkatkan kebugaran dan energi tubuh. Olahraga secara teratur meskipun hanya 30 menit per hari akan mampu meningkatkan kebugaran tubuh secara berarti. Memiliki kebugaran tubuh yang baik akan membuat kita tidak mudah lelah dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dalam bekerja atau belajar akan mampu berkonsentrasi dalam jangka waktu lama dan tidak akan mudah lelah.
8.Meningkatkan Imunitas dan Mencegah Sakit
Bagi Anda yang tidak pernah berolahraga, merugilah Anda. Berolahraga akan meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi serangan-serangan penyakit, salah satunya karena mampu meningkatkan jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Meningkatnya jumlah oksigen dapat meminimalisir efek radikal bebas yang ada di dalam tubuh karena oksigen merupakan anti-oksidan. Radikal bebas yang mampu merusak susunan protein dalam tubuh terbukti dapat memicu kanker yang sukar diobati dan ada banyak macamnya. Selain itu radikal bebas dapat memicu penyakit-penyakit berbahaya lainnya.
Jadi mulailah dari sekarang meluangkan sedikit waktu Anda untuk melakukan olahraga demi kesehatan tubuh Anda. Jika kesehatan tubuh Anda terjaga maka setiap pekerjaan yang Anda kerjakan juga akan berjalan dengan lancar. Selain dengan olahraga Anda juga dapat menjaga kesehatan tubuh dengan dan minum air putih yang cukup yang bermanfaat menjaga dayan tahan tubuh dari dalam. Salam Sehat Selalu.
Berolahraga juga mampu memperlancar peredaran darah dan membakar timbunan lemak dalam tubuh, yang tentunya dapat mengurangi resiko penyakit berbahaya seperti jantung, hipertensi, dan stroke. Diabetes, osteoporosis atau pelapukan tulang juga dapat diminimalisir dengan olahraga. Penyakit ringan semacam flu dan batuk dapat dicegah karena imunitas tubuh yang meningkat.
Kelompok Makanan yang Sehat buat jantung
Salah satu pola hidup sehat yang dapat Anda jalani adalah mengonsumsi makanan sehat untuk jantung. Lantas, apa saja makanan yang dimaksud?
Untuk menyehatkan jantung dan membantunya bekerja dengan kuat, senyawa fitonutrien yang terdapat pada sayur dan buah bisa bermanfaat. Senyawa ini membantu melindungi tumbuhan dari kuman, jamur, dan hama pengganggu. Sedangkan bagi manusia, senyawa ini dapat membantu tubuh bekerja dengan baik.
Berikut beberapa makanan yang mengandung fitonutrien.
  • Kacang
Perbanyak makan kacang seperti kacang merah hingga tiga cangkir seminggu. Selain kaya akan fitonutrien yang baik untuk jantung, kacang-kacangan juga kaya akan kandungan serat dan air yang membuat Anda cepat kenyang. Hal ini dapat mencegah Anda mengonsumsi lebih banyak kalori. Di samping itu, kacang-kacangan juga kaya akan antioksidan yang berperan mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas sebagai penyebab kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.
  • Biji-Bijian Utuh
Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, atau jagung sebagai sumber utama karbohidrat dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya. Hal ini karena biji-bijian tersebut mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, dan mineral. Mineral yang dimaksud adalah seperti zat besi, zinc, dan magnesium.
  • Apel
Menurut satu penelitian, mengonsumsi satu hingga dua apel per hari kemungkinan dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian tersebut menemukan bahwa apel efektif mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh dan membantu mengatur gula darah. Hal ini karena selain mengandung fitonutrien, apel juga mengandung senyawa lain yang baik untuk jantung, yaitu quercetin dan pektin.
Quercetin adalah senyawa yang mampu mencegah peradangan dan asma, serta diduga mampu mencegah kanker. Sedangkan pektin adalah serat larut yang membantu menurunkan tingkat gula darah dan tekanan darah. Walau masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai kepastian dampak apel pada jantung, tidak ada salahnya mengonsumsi buah ini.
  • Bawang
Bawang putih diketahui tidak memengaruhi tekanan darah, sehingga dapat sering dikonsumsi. Bawang putih juga dapat menggantikan garam untuk menambah rasa gurih pada makanan. Hal ini baik untuk kesehatan jantung karena makin banyak konsumsi garam, maka makin tinggi risiko terkena tekanan darah tinggi yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke.
Batas asupan garam harian adalah tidak lebih dari 5-6 gram per hari atau setara dengan 2000-2400 mg natrium per hari. Sedangkan bagi orang yang memiliki risiko penyakit jantung, konsumsi natrium maksimal adalah 1.500 mg.
  • Anggur
Buah anggur diduga berpotensi mencegah penyakit jantung dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini karena buah anggur mengandung serat dan senyawa quercetin. Quercetin tampak bisa melindungi pembuluh darah dari penyumbatan. Walau efek anggur pada kesehatan jantung masih perlu diteliti secara lebih menyeluruh, Anda bisa mencoba memasukkan anggur sebagai salah satu pilihan buah sehari-hari.
  • Kubis
Selain kaya akan fitonutrien yang dapat menyehatkan jantung, kubis juga mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin K, kalsium, potasium, dan zat besi. Oleh karenanya, Anda dapat menambahkan kubis ke dalam salad atau menu sayuran Anda.
  • Buah Beri
Ragam buah beri seperti bluberi, stroberi, rasberi, dan blackberry dapat dijadikan camilan sehat. Buah beri yang kaya akan serat dan antioxidan diduga mampu mengurangi peluang terjadinya serangan jantung. Selain itu, rasa manis dalam buah beri tidak memicu diabetes. Penelitian mengenai efek buah beri dalam melindungi kesehatan jantung masih perlu dikaji lebih lanjut.
Teh merupakan salah satu minuman favorit, terlebih karena manfaatnya. Ada sejumlah penelitian yang menemukan keterkaitan antara meminum teh hijau dengan penurunan risiko penyakit jantung. Salah satunya adalah penelitian di Jepang, mereka yang meminum lebih dari lima cangkir teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke.
Namun, berhati-hatilah dalam mengonsumsi teh hijau. Meminum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit batu ginjal. Oleh karena itu, jika mengonsumsi banyak teh hijau, perbanyak juga konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi dan agar sistem kemih tetap lancar.

Selain mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan membatasi asupan garam tidak lebih dari 5-6 gram per hari, kita juga perlu berolahraga secara rutin dan hindari merokok agar tubuh sehat dan jantung senantiasa kuat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.

Senin, 02 Januari 2017

PERAWATAN LUKA DEKUBITUS
I.        PENGERTIAN
Dekubitus adalah kerusakan/kematian kulit sampai jaringan dibawah kulit, bahkan menembus otot sampai mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu area secara terus menerus sehingga mengakibatkan gangguan sirkulasi darah setempat.
Ulkus Dekubitus atau istilah lain Bedsores adalah kerusakan/kematian kulit yang terjadi akibat gangguan aliran darah setempat dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya dalam jangka waktu yang lama. Bagian tubuh yang sering mengalami ulkus dekubitus adalah bagian dimana terdapat penonjolan tulang, yaitu bagian siku, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung dan kepala bagian belakang.

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8Ef
Ulkus Dekubitus atau istilah lain Bedsores adalah kerusakan/kematian kulit yang terjadi akibat gangguan aliran darah setempat dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya dalam jangka waktu yang lama. Bagian tubuh yang sering mengalami ulkus dekubitus adalah bagian dimana terdapat penonjolan tulang, yaitu bagian siku, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung dan kepala bagian belakang

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8Ef
 
Usia lanjut mempunyai potensi besar untuk terjadi dekubitus karena perubahan kulit berkaitan dengan bertambahnya usia antara lain:
·         Berkurangnya jaringan lemak subkutan
·         Berkurangnya jaringan kolagen dan elastin
·         Menurunnya efesiensi kolateral kapiler pada kulit sehingga kulit menjadi lebih tipis dan rapuh.
Stadium luka dekubitus antara lain :
1.      Dekubitus derajat I
Dengan reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis. Kulit yang kemerahan dibersihkan hati-hati dengan air hangat dan sabun, diberi lotion, kemudian dimassase 2-3 kali/hari.
2.      Dekubitus derajat II
Dimana sudah terjadi ulkus yang dangkal. Perawatan luka harus memperhatikan syarat-syarat aseptik dan antiseptik. Daerah bersangkutan digesek dengan es dan dihembus dengan udara  hangat bergantian untuk meransang sirkulasi. Dapat diberikan salep topikal, mungkin juga untuk merangsang tumbuhnya jaringan muda/granulasi. Penggantian balut dan salep ini jangan terlalu sering  karena malahan dapat merusak  pertumbuhan jaringan yang diharapkan.



3.      Dekubitus derajat III
Dengan ulkus yang sudah dalam, menggaung sampai pada bungkus otot dan sering sudah ada infeksi. Usahakan luka selalu bersih dan eksudat diusahakan dapat mengalir keluar. Balut jangan terlalu tebal dan sebaliknya transparan sehingga permeabel untuk masukknya udara/oksigen dan penguapan. Kelembaban luka dijaga tetap basah, karena akan mempermudah regenarasi sel-sel kulit. Jika luka kotor dapat dicuci dengan larutan NaCl fisiologis.
4.      Dekubitus derajat IV
Dengan perluasan ulkus sampai pada dasar tulang dan sering pula diserta jaringan nekrotik. Semua langkah-langkah diatas tetap dikerjakan dan jaringan nekrotik yang ada harus dibersihkan , sebab akan menghalangi pertumbuhan jaringan/epitelisasi.
II.      TUJUAN
1.       Mencegah infeksi dari masuknya mikroorganisme ke dalam kulit membrane mukosa
2.       Mencegah bertambahnya kerusakan jaringan
3.       Mempercepat penyembuhan
4.       Membersihkan luka dari benda asing atau debris
5.       Drainase untuk memudahkan pengeluaran eksudat
6.       Mencegah penyebaran luka
7.       Mencegah pendarahan
8.       Mencegah excoriasi sekitar kulit drain
III.       PERSIAPAN
A.      Persiapan Alat dan Bahan
1.       Set steril terdiri atas :
·         Kapas alcohol
·         Kasa steril
·         Baki untuk larutan NaCl 0,9%
·         Pinset anatomi
·          Pinset chirurgi
·         Lidi kapas yang steril
2.       Derian tule atau cutimed sorbad
3.       Gunting plester
4.       Plester/perekat atau hipafix
5.       Alkohol 70 %
6.       Larutan NaCl 0.9 %
7.       Handscoon bersih
8.       Handscoon steril
9.       Penggaris millimeter disposabl
10.   Pencahayaan yang adekuat
B.      Persiapan Pasien
1.      Pasien / keluarga diberi penjelasan tentang tujuan tindakan yang akan dilakukan
2.      Atur posisi klien miring kiri atau kanan (sesuai dengan letak luka dekubitus)
C.      Persiapan Lingkungan
1.      Ciptakan suasana yang tenang sebelum pelaksanaan tindakan
2.      Pasang sampiran
IV.          PROSEDUR KERJA
1.       Jelaskan prosedur pada klien
2.       Tutup ruangan atau pasang sampiran
3.       Cuci tangan
4.       Pakai handscoon bersih
5.       Buka balutan dengan menggunakan kapas alcohol dan buang pada tempat sampah atau kantong plastic yang telah disediakan
6.       Observasi luka, ukur panjang, lebar dan kedalaman luka dengan menggunakan Penggaris millimeter disposable. Kemudian lihat juga keadaan luka, warna luka, warna sekitar tepi luka, derajat luka dan ada cairan atau tidak. Catat semua hasil observasi
7.       Buka set steril
8.       Kasa digulungkan keujung pinset chirurgi kemudian tangan yang satu memegang pinset anatomi
9.       Bersihkan luka dengan menggunakan kasa steril yang telah diberi NaCl 0,9 % dengan cara dari dari dalam keluar (pergerakan melingkar) sambil memencet luka untuk mengeluarkan eksudat
10.   Kasa hanya dipakai satu kali dan diganti lagi
11.   Ulangi pembersihan sampai semua luka bersih dan cairan eksudat keluar
12.   Buang handscoon bersih
13.   Pakai handscoon steril
14.   Pakai cutimed sorbad untuk luka yang banyak mengandung eksudat
15.   Balut luka dengan menggunakan kasa steril. Jika luka masih basah atau banyak mengeluarkan cairan maka balut luka dengan kasa sampai 7 lapisan. Dan jiaka luka sudah mulai kering maka 3 lapis kasa saja.
16.   Fiksasi dengan menggunakan plester atau hipafix
17.   Buang handscoon dan kasa ditepat yang telah disediakan
18.   Bantu pasien dalam pemberian posisi yang nyaman
19.   Aangkat peralatan dan kantong plastic yang berisi balutan dan handscoon kotor. Bersihkan alat dan buang samapah dengan baik
20.   Cuci tangan
21.   Laporkan adanya perubahan pada luka kepada perawat yang bertanggung jawab. Catat penggantian balutan, kaji keadaan luka da respon pasien

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts